Sabtu, 31 Oktober 2009

ATLANTIS: The Lost Continent Finally Found



Recommended books:

ATLANTIS: The Lost Continent Finally Found
Indonesia Ternyata Tempat Lahir Peradaban Dunia

Prof. Arysio Santos

Ufukpress
Rp.119.900,-

Atlantis berada di kawasan tropis pada zaman es Pleistosen, berlimpah sumber
daya alam, seperti timah, tembaga, seng, perak, emas, berbagai macam
buah-buahan, padi, rempah-rempah, gajah raksasa, hutan dengan berbagai jenis
pohon, sungai, danau, dan saluran irigasi.
—Plato (Filosof Terbesar Yunani) & Prof. Arysio Santos, Ph.D.

Pernahkah terbetik dalam pikiran Anda bahwa negeri yang Anda diami saat ini
sangat mungkin dulunya sebuah kekaisaran dunia yang menjadi sumber segala
peradaban besar: Atlantis? Surga yang disebut-sebut oleh berbagai Tradisi Suci
dunia? Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun dan menemukan bukti-bukti
yang meyakinkan, Prof. Arysio Santos, Ph.D. memastikan kepada dunia bahwa situs
Atlantis adalah Indonesia. Ciri-ciri Atlantis yang dicatat Plato dalam dua
dialognya berjudul Timaeus dan Critias, secara mengejutkan, sangat cocok dengan
kondisi geografis Indonesia.

Atlantis adalah negeri tropis berlimpah mineral dan kekayaan hayati. Namun
kemudian, segala kemewahan itu lenyap, tersapu bencana mahabesar yang memisahkan
Jawa dari Sumatra, menenggelamkan lebih dari separuh wilayah Nusantara. Gunung
Berapi Krakatau menjadi sumber bencana global tersebut (diperkirakan terjadi
11.600 tahun yang lalu). Ia meletus, menimbulkan rentetan gempa dan tsunami
mahadahsyat, seratus kali lebih besar dari bencana Aceh 2004, yang pada
puncaknya mengakhiri Zaman Es. Beberapa kitab suci menyebut bencana itu sebagai
Banjir Semesta. Prof. Santos juga mengungkap fakta bahwa:
• Atlantis adalah tempat ilmu dan penemuan besar manusia muncul kali pertama
(budaya bercocok tanam, bahasa, metalurgi, astronomi, seni, dll.).
• Peradaban-peradaban sesudahnya (Yunani, Mesir, Maya, Aztec, Inca, dll.)
sesungguhnya dibangun oleh bangsa Indonesia, yang mengungsi dari bencana, dan
mewariskan pengetahuannya ke negeri baru mereka; sehingga ada banyak persamaan
budaya dan arsitektur di setiap peradaban (teori difusi budaya).

Dalam banyak hal, buku ini berhasil mengkonfirmasi kebenaran kitab suci dan
mitologi, mengawinkan sains dan agama, dan pasti akan mengubah cara pandang Anda
terhadap sejarah umat manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar