Buku Sosial Politik / Hot Issue

 
PAK BEYE DAN KELUARGANYA

KOMPAS

WISNU NUGROHO

Rp. 49.000,-














Keluarga adalah tempat Pak Beye kembali dari rutinitasnya sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia. Lewat keluarganya di Cikeas, pemikiran dan cita-citanya ditumbuhkan. Keluarganya tidak lagi terbatas pada ikatan darah. Ada Partai Demokrat dan anak-anak ideologis yang ditumbuhkan di sana. Terhadap kiprah Pak Beye dan keluarganya, muncul sejumlah kritik karena kekhawatiran hadirnya dinasti seperti dalam sistem monarki.

Dalam seri terakhir Tetralogi Sisi Lain SBY, Wisnu Nugroho, wartawan Kompas yang bertugas di istana, berbagi tentang hal-hal tidak penting yang dijumpainya di Istana, Cikeas, dan Pacitan.

Ada kisah ibu ratu, putra mahkota, sejumlah abdi dalem dengan label tim hore, dan kehidupan di puri. Setelah tersenyum-senyum, gelisah, dan berpikir, semoga keputusan hadir.





Habibie & Ainun

Bacharuddin Jusuf Habibie

PT. THC Mandiri
Rp.80.000,-








… Kami berdua suami-isteri dapat menghayati pikiran dan perasaan masing-masing tanpa bicara. Malah antara kami berdua terbentuk komunikasi tanpa bicara, semacam telepati …
… Saya bahagia malam-malam hari berdua di kamar: dia sibuk diantara kertas-kertasnya yang berserakan di tempat tidur, saya menjahit, membaca atau berbuat yang lainnya. Saya terharu melihat ia pun banyak membantu tanpa diminta : mencuci piring, mencuci popok bayi yang ada isinya …
(Hasri Ainun Habibie)
… Terimakasih Allah, ENGKAU telah menjadikan Ainun dan Saya Manunggal Jiwa, Roh, Bathin, dan Hati Nurani kami melekat pada Diri Kami sepanjang masa dimanapun Kami berada …
(Doa B.J. Habibie)
“Ini adalah sebuah karya yang ditenun dan dibingkai dengan perasaan cinta suci yang mendalam, tulus, dan sarat nilai. Suka-duka penulisnya berdampingan selama 48 tahun dengan Bu Ainun tertumpah-ruah dengan penuh kejujuran dalam karya ini, sebuah karya yang dapat dijadikan ilham bagi para pencari resep spiritual bagi bangunan rumah tangga sakinah, sesuatu yang tidak mudah bagi kebanyakan kita, termasuk saya.”
(Ahmad Syafii Maarif)
“Ini sebuah buku yang luar biasa menarik, amat penting, sebuah buku sejarah Indonesia di 40 tahun terakhir, kisah pengalaman seorang putera utama bangsa Indonesia, tokoh teknologi yang menjadi tokoh politik, sebuah buku yang indah, yang sekaligus cerita cinta, cinta yang menjadi rahmat dari Tuhan. Mempesona!”
(Frans Magnis-Suseno SJ)




Pak Beye Dan Istananya
Tetralogi Sisi Lain SBY 


Wisnu Nugroho

Kompas
Rp.48.000,-







Presiden Republik Indonesia adalah orang paling penting atau nomor satu di negeri ini. Setidaknya, sesuai pelat nomor sedan kepresidenan: RI 1. Oleh Wisnu Nugroho, wartawan Kompas, sisi tidak penting RI 1 yang kini dijabat Susilo Bambang Yudhoyono dipaparkan dengan lugas, mengalir, dan apa adanya di blog kompasiana.

Menulis berita "penting" RI 1 dan menyiarkan langsung dan serentak hanya membuat berita makin seragam. Sifat "penting" berita Istana membuat greget "menarik" hilang karena tak terberitakan.

Pak Beye dan Istananya adalah buku pertama dari Tetralogi Sisi Lain SBY". Sebagai "manusia biasa", Pak Beye yang punya greget dicatat secara rinci,  dibagikan secara jenaka dan kadang nakal. Karena rinci, cerita jenaka dan nakal seputar istana tersusun runut, jelas, dan bernilai sejarah. Bersiaplah tersenyum-senyum.



 
Dahsyatnya Lobi Israel

John J. Mearsheimer
Stephen M. Walt

Gramedia Pustaka Utama
Rp.155.000,-










"Hubungan AS dan Israel bagaikan laut dan ombaknya---tak bisa dipisahkan. Apapun yang dilakukan Israel selalu didukung AS. Kalaupun ada kritikan dari Washington terhadap Tel Aviv, itu tak lebih dari sekadar basa-basi belaka. Mengapa hubungan mereka bisa demikian erat? Orang selalu mengatakan, 'Itu karena lobi Yahudi.' Begitu dahsyatnya lobi Yahudi itu sehingga bisa mengendalikan AS. Tetapi, seperti apakah lobi Yahudi itu? Buku ini jawaban pertanyaan itu."
---Trias Kuncahyono, penulis buku bestseller Jalur Gaza: Tanah Terjanji, Intifada, dan Pembersih Etnis

Mengapa lobi Israel menjadi begitu dahsyat sehingga berpengaruh kuat terhadap kekuatan ekonomi dan politik AS---dan selanjutnya pada tatanan dunia?
"Mengulas salah satu pokok persoalan paling tabu di Amerika: dampak lobi Israel terhadap kebijakan luar negeri Amerika."
---New York Review of Books

Buku ini telah menuai sumpah serapah maupun pujian karena menguak hubungan Amerika Serikat dengan lobi Israel---suatu koalisi longgar antara individu-individu dan organisasi-organisasi yang secara aktif membentuk kebijakan luar negeri Amerika ke arah yang berpihak ke arah Israel---sehingga secara nyata merusak baik Amerika maupun Israel sendiri.

Israel adalah sekutu Amerika yang penting. Namun, buku ini memperlihatkan bahwa dengan memberikan dukungan finansial dan diplomatik yang tak bersyarat kepada Israel dan menggunakan kekuatannya untuk mengubah Timur Tengah, lobi ini telah membahayakan keamanan jangka panjang Amerika dan Israel sendiri serta membuat negara-negara lain berada dalam risiko.
"Sangat provokatif."
---Economist

"Menyulut ledakan."
---Guardian

"Buku ini pantas dianggap serius."
---Daily Telegraph





Indonesia Satu, Indonesia Beda, Indonesia Bisa
Membangun Bhinneka Tunggal Ika di Bumi Nusantara
Gramedia Pustaka Utama
Rp.95.000,-





Segudang tantangan pernah dialami dan masih melanda Indonesia, mulai dari krisis ekonomi, goncangan politik, tsunami, bom, korupsi para pejabat, dan lainnya. Bangsa ini sedang berjuang dan mengalami hempasan bertubi-tubi, namun tidak diragukan bahwa Indonesia dengan beragam potensinya dapat menjadi salah satu bangsa yang paling berperan dan berpengaruh dalam percaturan dunia.

Indonesia SATU merupakan komitmen kita, melalui Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk bersatu membangun kekuatan dalam keberagaman. Indonesia BEDA meru-pakan kenyataan yang memperkaya kehidupan bangsa ini. Indonesia BISA merupakan keyakinan bahwa kita mampu mewujudkan cita-cita pendiri bangsa ini: Menuju Indonesia Jaya. Para penulis buku ini adalah tokoh-tokoh yang memiliki wawasan kebangsaan dan terjun membangun Indonesia melalui karya mereka. Pemikiran mereka akan menginspirasi dan memperkaya kita semua untuk bergandeng tangan membangun negeri tercinta ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar